Juru Parkir Liar di Palu Menjamur

 

Ilustrasi Juru Parkir. Foto Metrosulawesi.com

SILOLANGI News, PALU-Juru Parkir dikota Palu semakin menjamur. Disetiap tempat keramaian, terdapat juru parkir yang kadang cukup meresahkan pengendara. Pasalnya bukan hanya persoalan juru parkir, namun tarif parkir yang bervariasi yang ditetapkan seenak hati oleh juru parkir.


Disisi lain, tukang parkir mengaku tidak pernah menerima karcis parkir. Tukang parkir liar mulai menjamur hampir disetiap tempat. Ditempat perbelanjaan, di ATM, Pantai, Toko, warung makan terlebih lagi tukang parkir yang menjamur di tepi jalan raya.

Tukang parkir liar , dengan banyaknya tukang parkir yang tidak menggunakan atribut parkir dan tidak memiliki karcis parkir, sehingga bisa dikategorikan tukang parkir liar.

Belum lagi, tukang parkir hanya meminta uang parkir tanpa memperhatikan kendaraan yang sedang diparkir. Berlalu begitu saja, dan terkesan memaksa bila uang parkir tidak diberikan.

Bahkan, ada yang mengancam menggunakan senjata tajam. “saya berhenti sebentar sebentar disekitar panatai-pantai dan dimintai uang parkir, saya menolak tidak berika uang parkir. Tiba-tiba tukang parkir memanggil temannya yang kebetulan memperlihatkan pisau dipinggangnya. Sepertinya sedang mabuk. Karena saya takut akhirnya saya bayar,” kata seorang warga Palu Barat.

Hal serupa juga dialami oleh Hamdi (28) warga kecamatan Ulujadi, ditempat yang sama yakni disekitar pantai itu. Oknum tukang parkir tanpa mengenakan atribut parkir terkesan memaksakan meminta uang parkir kepada pengendara yang hendak berhenti di sekitar pantai Besusu Barat.

Awalnya ia meminta karcis parkir kepada tukang parkir. Namun, lagi-lagi tukang parkirnya tidak bisa menunjukkan karcis parkir. Alhasil, tukang parkir mengancam dan melarang agar tidak memarkirkan kendaraan diarea itu. “kalau tidak punya uang jangan parkir, disini tidak pakai karcis, angkat kesana motormu itu. “kata tukang parkir yang namanya tidak diketahui.

Sejumlah warga mengeluh adanya parkir liar disekitar pantai Talise hingga lokasi penggaraman. Hampir semua tukang parkir berada disetiap lokasi café dan pedagang kaki lima.

Pantauan media ini, banyak tukang parkir meminta biaya retrebusi parkiran  tanpa menggunakan kartu identitas parkir. Hal ini tentunya sangat mengganggu dan meresahkan warga, apalagi tidak menggunakan atribut dan kartu identitas parkirnya.

Diketahui sejak tahun 2016, di Kota Palu terdapat sekitaran 240 titik parkir. Hingga saat ini tercatat, terjadi peningkatan mencapai 758 titik parkir di Palu. Masyarakat meminta pihak pemerintah untuk memberantas adanya tukang parkir liar. Dikutip dari harian Mercusuar
(Dila.SL)

Juru Parkir Liar di Palu Menjamur Juru Parkir Liar di Palu Menjamur Reviewed by silo langi on 3/19/2017 08:45:00 PM Rating: 5

1 comment:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete