Pelatihan formasi persiapan ormik maba 2016


Dengan sisa keberanian dan kebesaran jiwa, redaksi memohon maaf kepada pembaca Mediasi atas keterlambatan penerbitan kali ini. situasi perkembangan lembaga kemahasiswaan yang fluktiatif dan situalisional. Banyak persoalan yang di hadapi di antaranya: lampu padam di jam keja, alat pengetikan (computer) , jaringan WiFi yang kurang bersahabat alias lalot sehingga dengan terpaksa kami menerbitkan mediasi dengan seaadanya demi tersampaikannya informasi kepada seluruh keluarga besar Universitas Tadulako Pada Umumnya dan Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Pada khusunya, serta kesibukan rekan-rekan kerja pada akademik, namun perlu kita syukuri bahwa rekan-rekan kerja LPM Silo Langi Masih mampu mengembang Tugas Sebagai Pers dan juga mampu mengembang tugas sebagai pelajar Tampa ada yang terabaikan satupun.

            Tak mudah memang mempertahankan eksistensi sebuah lembaga kemahasiswaan, yang hidup matinya bergantung pada semangat dan sukarela anggota dalam bekerja. Terlebih Lembaga Pers yang membutuhkan individu dengan semangat tinggi, mau berkreasi dan memiliki keinginan belajar.
            Mediasi, sebuah terobosan yang diambil sebagai wujud penyesuaian terhadap situasi internal dan ekstrnal lembaga ini. Redaksi tidak berani memastikan bahwa Buletin Mediasi akan menjadi bentuk patendari media ini. Semia akan berjalan sesuai perkembangannya. redaksi berharap perubahan ini akan berpengaruh positif bagi dunia kelembagaan FKIP dan Civitas akademika Untad pada umumnya. Klau sebelumnya kami bekerja dengan secara manual dengan skill individu terbatas, maka kali ini Mediasi mencoba membagi tugas dengan rapi sesua Fungsi, hingga harus menyerahkan usrusan percetakan kepada perusahaan tertentu. Itulah perkembangan kami. sebagai media kampus. tak henti kami mendorong dan menerima kritikan. Itu esensinya.
            Dengan kelenturan jari-jari dan keenceran otak yang masih tersisah, redaksi mencoba menyulam kalimat demi kalimatdari catatan liputan crew Mediasi yang terbilang Masih baru. Tapi yakinlah, laporang kami kali ini lebih renyah dan komunikatif.
            Melalui kesempatan ini redaksi mengajak mahasiswa FKIP untuk dapat berperang aktif dalam berekpresi lewat tulisan dan pandai lewat kerajinan membaca buku.
            Akhir kata, semoga edisi kali ini dapat menyediakan informasi yang actual dan berimbang bagi masyarakat FKIP.
Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Waabarakatuh
Selamat membaca……..



            Jumat (12/08/2016) Panitia Orientasi akademik (Ormik) FKIP Untad Melakukan pelatihan Formasi (Ormik) terhadapat mahasiswa baru 2016. Mahasiswa baru di intruksikan berkumpul di depan DEKANAT FKIP Untad pukul 15:00 WITA terkecuali yang sakit atau sementara berada di kampung halaman. Informasi ini di sampaikan melalui akun facebook BEM FKIP UNTAD. Jumat, 12 Agustus 2016 Mahasiswa baru berkumpul pada jam yang suda di tentukan yaitu pukul 15:00 WITA dan di arahkan pada pukukul 15:30 oleh panitia. Tidak sedikit mahasiswa baru yang kecewa di karenakan waktu yang molor. sebagian mahasiswa baru menganggap bahwa 30 menit itu adalah waktu yang terbuang sia-sia. Diduga bahwa hampir semua mahasiswa baru 2016 menggunakan waktu yang tepat seperti yang di ajarkan di sekolahnya masing-masing sehingga ketika mereka mendapatkan waktu yang molor mereka merasa rugi dan menanggapinya dengan negatif.
            Satu per satu hati mereka berbicara dengan nada yang sama dan keluhan yang sama. Felixia salah satunya “Seperti yang kita lihat, kegiatan kali ini membuat formasi yang pertama kali dibuat, jadi menurut saya kegiatan kali ini menarik, hanya saja waktunya yang tidak on time. Harapan saya yaitu semoga kegiatan ini bisa membuat kita lebih mantap lagi pada ormik nanti dan Mengenai persiapan saya semuanya sudah selesai dari perlengkapan dan mental” Ungkapnya. Keluhan soal waktu lagi-lagi terucap dari mulut, namun semangat mereka menghadapi Orientasi Akademik tidak pernah luntur sedikitpun. Fitriani punya peraan yang berbeda dari teman-temannya namun ada yang senada dengan kawannya yang lain “Sebenarnya awalnya sempat resah soalnya kita dibirakan saja duduk disini hampir setengah jam jadi banyak waktu yang terbuang sia-sia. kita kan disuruh kumpul pukul 15:00 WITA, saya fikir Pukul 15:00 WITA itu langsung kegiatan. Harapannya yaitu pengen lebih baik lagi soalnya tujuannya pelatihan formasi ini kan agar kita maba - maba tau bagaimana nanti pas ormiknya. Soal persiapan saya tinggal mental untuk peralatannya sudah lengkap semua soalnya peralatan fkip tidak terlau banyak seperti yang ada pada fakultas lain” Ungkapnya. Dibalik keresahan seorang fitriani dia menyimpan rasa semangat untuk menghadapi ormik yang akan datang. Hardianti “Hari ini panas dan banyak gangguan namun tidak apalah karena ini semua kan demi ilmu juga. Pesan saya jangan putus asah karena ini masih awal dan aka nada akhir yang bahagia. Harapan saya adalah kegiatan  ini tidak sia-sia karena ini ada sangkut pautnya dengan ormik. Mengenai persiapan saya untuk ormik sudah 99% mulai dari diri, kesehatan, mental dan peralatan”Ungkapnya. Moh.Abdi “Kesan saya mengikuti kegiatan ini yaitu lelah menunggu, kadang kelaparan tapi menyenangkan sebab kita bisa menemukan banyak teman-teman baru. Adapun harapan saya yaitu mudah-mudahan kegiatan kedepannya bisa dimudahkan lagi. PeRsiapan saya untuk ormik sangat siap, mengenai atribut semuanya sudah lengkap karena saya memang sudah siap betul menghadapi ormik” Ungkapnya. Sangat jelas bahwa bahwa semangat untuk menghapi ormik sudah matang.
            Tidak semua mahasiswa baru merasa kecewa dengan waktu yang sempat terbuang sia-sia menurut narasumber sebelumnya. Narasumber yang satu ini hanya menitip beberapa pesan dan harapan saja dia Bendelina “Seperti yang kita lihat, kita seperti buat sesuatu yang  baru, jadi menurut  saya pelatuhan formasi kali ini adalah kegiatan yang  lebih menyenangkan dibanding dengan kakak pada tahun-tahun sebelumnya. Harapan saya yaitu semoga kegiatan ini menjadi kegiatan yang paling baik. Mengenai persiapan peralatan Ormik semuanya sudah selesai tinggal Persiapan diri, hati, kuatkan iman dan jiwa raga” Ungkapnya. Dengan pesan dan harapan yang  sama di sampaikan oleh Putri “Kali ini baru buat formasi seperti ini jadi menurut saya ini hal yang bagus. Harapannya adalah kegiatannya ini kita bisa berbaur dengan yang lain tidak hanya mengenal satu prodi saja dan untuk persiapan ormik nanti sudah selesai seperti mental dan peralatan” Tuturnya. Khaidir “Pesan saya bagaimana bisa nyaman semua mabanya dan selalu sehat. Harapan saya supaya bisa menambah ilmu dan persiapan untuk ormik semua sudah lengkap”Ungkapnya.
            Kita membaca dari beberapa pendapat narasumber, semua sudah siap menghapi ormik. Kali ini bagaimanakah konsep ormik tahun ini yang sebenarnya???. faisal  selaku coordinator acara pada kegiatan ormik mendatang menjelaskan bahwa “Konsep dari ormik kita kali ini adalah sesuai dengan keinginan wadek kemahasiswaan dan tertarik pada tema. Temanya yaitu nasionalisme, kasih sayang. Nasionalisme Karena memperingati hari 17 agustus meskipun bukan hari itu tapi kita masih memperingatinya. kasih sayang jadi konsep kita yang kedua kita padukan Antara nasionalisme dan kasih sayang, jadi itu konsep yang kedua yang akan kita gunakan pada ormik tahun ini. Untuk persiapan/atribut tentunya sudah disepakati oleh panitia seperti tetap menggunakan baju kemeja putih dan jelanakain yang berwarna hitam laki-lakinya menggunakan kopia yang dihiasi pin merah putih disebelah kanan dan untuk wanita menggunakan pita merah putih disebelah kanan. Mungkin atribut lain hanya tas dan mungkin yang membedakan kita dengan fakultas lain yaitu kita menggunakan pita yang berwarna kuning. Jelas jika kita terarik dengan temanya kita yaitu konsep nasionalisme dan kasih sayang, jadi harapannya yaitu terjalin kasih sayang antar sesama mahasiswa baru agar mereka tidak hanya bergaul dengan sesama prodinya saja tapi juga bergaul dengan prodi lain. Sehingga setelah mereka mengikuti ormik nanti dan mereka bertemu dijalan mereka masih saling sapa, bicara dan menjalin siltuhrahmi, jadi itu harapan kami. Pesan saya sebenarnya banyak tapi harapan kami menjadikan pesan ini kepda mahassiswa baru jaga semangat teman-teman sebagai seorang mahasiswa kita punya beban yang berat untuk kita emban sebagai mahasiswa jadi itu harapan kami jangan pernah patah semangat teman-teman karena masuk diuntad memang susah tapi ternyata yang lebih susah lagi adalah ketika kita ingin keluar” ungkapnya.
            Sistem ormik tahun ini jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tentunya untuk merubah konsep itu di butuhkan persiapan yang matang seperti yang di lakukan oleh panitia ormik pada hari jumat, 12 Agustus 2016. Ada yang mengira bahwa kegiatan ini adalah pra ormik namaun sesungguhnya bukanlah pra ormik seperti yang di jelaskan oleh ketua panitia yaitu Pak Humaedi “ini tidak ada pra ormik jadi hanya simulasi karena mau menantikan FKIP ini jaya, jadi kalau tidak ada simulasinya dikhawtirkan nanti hari H-nya itu kacau tidak beraturan dan seterusnya. Hari ini hanya latihan sehingga nanti hari H-nya itu  sudah teratur, tidak amburadu dan kacau balau. Persiapannya untuk peserta yaitu mental, kesehatannya dijaga dan semua  aturan-aturannya itu dilaksanakan. Adapun sistem ormik tahun ini berbeda dengan ormik sebelumnya, ormik lalu itu didominasi oleh dosen dan pegawai, sekarang ini dominasinya mahasiswa lebih banyak jadi dia 4/3 jumlah panitia dari mahasiswa 90 mahasiswa dan  20 dosen selebihnya itu kasubag dan pegawai-pegawai di bagian perlengkapan tapi yang membedakan ormik kali ini yaitu  seksi acara yang semuanya adalah mahasiswa tidak ada campur tangan dosen hanya mengawasi saja jika ada hal yang tidak diatur dalam ormik itu baru berikan kebebasan mahasiswa untuk bagaimana ormik ini bisa berjalan dengan baik karena kita tidak menginginkan ada pus ap “kekerasan” yang ada senyum dan menyapa. Pesan saya mudah-mudahan panitia ini menjalankan tugasnya dengan baik dan semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan tidak terkendali apapun kemudian mahasiswa baru sukses mengikuti ormik ini dan dengan ormik ini bisa lebih mengenal apa sebenarnya jenjang SMA, jenjang sma  adalah masuk tangga mahasiswa itu yang harus dipahami itu harapannya supaya memang mahasiswa itu betul-betul mengenal  dunia kampus atmosfir akademik itu yang harus dia tau”Ungkapnya. Ormik bukanlah masa pembodohan tetapi ormik adalah masa perkenalan dunia kampus terhadap mahasiswa baru. SUKSES ORIENTASI AKADEMIK 2016.


Pelatihan formasi persiapan ormik maba 2016 Pelatihan formasi persiapan ormik maba 2016 Reviewed by silo langi on 8/14/2016 02:54:00 PM Rating: 5

No comments: