Short Story From Indonesia


Resensi Buku


Identitas Karya Sastra

Jenis: Novel

Judul: Short Stories from Indonesia

Pengarang : Soemarno Sosrohardjono

Tahun : 1986

Reviewer: Rika/SL



Buku Short Stories from Indonesia karya Soemarno Sosrohardjono, kumpulan cerita pendek berbahasa Inggris berisi lima belas cerita dan dicetak dalam edisi kedua pada tahun 1986. Sesuai dengan judulnya, buku ini menyajikan berbagai cerita pendek yang ringan dan mudah dipahami. Bahasa yang digunakan cukup sederhana sehingga cocok bagi pembaca yang ingin mulai meningkatkan reading skill dan menambah vocabulary dalam bahasa Inggris.



Salah satu kelebihan buku ini adalah gaya penulisannya yang sederhana dan mudah diikuti oleh pembaca pemula. Meskipun ceritanya relatif singkat dan ringan, setiap cerita tetap memiliki moral lesson yang dapat dipetik oleh pembaca. Hal ini menjadi poin plus karena selain membantu pembaca berlatih membaca bahasa Inggris, buku ini juga memberikan pesan-pesan kehidupan yang bermakna.



Beberapa cerita dalam buku ini menjadi favorit bagi saya, salah satunya cerita “Ken Arok" yang merupakan cerita rakyat dari Jawa Timur. Cerita ini disampaikan dalam bahasa Inggris secara singkat namun tetap mampu menyampaikan inti kisahnya dengan baik. Menurut saya, pesan moral yang paling terasa dari cerita ini adalah tentang konsep karma, yaitu bahwa setiap tindakan akan membawa konsekuensinya sendiri. Cerita favorit lainnya adalah “Bopeng, the Pock-Marked Boy” mengisahkan seorang anak yang memiliki bekas cacar di wajahnya sehingga sering diejek oleh orang yang melihatnya. Hal tersebut membuatnya merasa sedih dan tidak percaya diri. Namun karena kebaikan hati dan ketekunannya, ia mampu mengubah ketidaksempurnaan tersebut menjadi sesuatu yang bermakna dalam hidupnya. Pada akhirnya, tokoh Bopeng tumbuh menjadi seorang dokter. Kisah ini memberikan pesan tentang resilience, kepercayaan diri, serta bagaimana seseorang dapat bertahan dan tetap menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Cerita ketiga yang sangat berkesan adalah “The Beggar Boy”. Cerita ini cukup menyentuh karena menggambarkan hubungan antara seorang ayah dan anaknya. Seorang anak bernama Tiko diculik oleh pembantu keluarganya ketika masih kecil sehingga ia kehilangan ingatan. Beberapa tahun kemudian, Tiko kembali tanpa sadar sebagai seorang anak pemulung yang kumuh dan mendatangi rumah ayahnya. Sang ayah, yang sejak kehilangan Tiko hidup dalam kesedihan, akhirnya mengenali anaknya melalui siulan khas yang dulu sering ia gunakan untuk memanggil Tiko. Ketika sang ayah menemukan tanda lahir di bawah bahu kanan anak tersebut, mereka pun menyadari hubungan mereka dan akhirnya saling berpelukan dengan penuh haru. Cerita ini menunjukkan betapa kuatnya family bond dan kasih sayang orang tua kepada anaknya.



Meskipun demikian, buku ini juga memiliki beberapa kekurangan dari segi fisik. Karena merupakan buku yang sudah cukup lama diterbitkan, kondisi kertasnya sudah menguning dan tercium aroma khas buku lama. Selain itu, ilustrasi yang terdapat dalam buku ini masih berwarna hitam putih. Jika ilustrasinya dibuat berwarna, kemungkinan besar akan lebih menarik bagi anak-anak yang ingin melatih reading skill.



Secara keseluruhan, saya merekomendasikan buku Short Stories from Indonesia sebagai bacaan yang bermanfaat, terutama bagi pembaca yang sedang belajar bahasa Inggris. Ceritanya ringan, menarik, dan fleksibel untuk dibaca, bahkan jika pembaca hanya memiliki sedikit waktu luang. Membaca satu cerita setiap hari sudah cukup untuk membantu meningkatkan reading comprehension dan vocabulary. Selain itu, adanya pesan moral dalam setiap cerita membuat buku ini tidak hanya menjadi media pembelajaran bahasa, tetapi juga sarana refleksi nilai-nilai kehidupan. Buku ini sangat cocok untuk anak-anak, remaja, maupun siapa saja yang ingin mulai membangun kebiasaan membaca dalam bahasa Inggris.          


Short Story From Indonesia Short Story From Indonesia Reviewed by Silo Langi on 3/12/2026 06:45:00 PM Rating: 5

No comments: