Melalui Kolaborasi Dua Mata Kuliah, Mahasiswa PGSD Gelar Event Kesenian

Foto by: Dokumentasi Panitia/"Pameran Karya para Mahasiswa Prodi PGSD"


SilolangiNews-Palu. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (UNTAD) hadirkan Elementary Teacher Education Studi Program’s Arfest, yaitu Pagelaran Teater dan Pameran Seni Rupa yang berlangsung selama dua hari di Media Center, Universitas Tadulako pada Sabtu dan Minggu , 17-18/06/23.



Elementary Education Studi Program’s Artfest ini merupakan project kolaborasi Mata Kuliah Bahasa Inggris dan Pendidikan Seni Rupa yang diselenggarakan oleh Mahasiswa angkatan 2021. Kegiatan ini sebagai penilaian Ujian Akhir Semester (UAS) dan sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa selama satu semester. Kegiatan ini sekaligus menjadi  penutup pada semester berjalan.



Kegiatan Penampilan teater berbahasa Inggris sudah di mulai sejak semester satu kemarin oleh angkatan 2022 pada Mata Kuliah Bahasa Inggris. Kemudian di semester 4 ini, di mata kuliah yang sama dengan dosen pengampu, Ryan Andhika Pratama, S,Pd., M.Pd., penampilan teater berbahasa Inggris kembali diadakan. Untuk semester ini, teater yang ditampilkan mengusung tema "Disney Princess", yang di bawakan oleh Mahasiswa PGSD angkatan 2021 mulai dari kelas A hingga H. Sedangkan, untuk pameran seni rupa merupakan project dari mata kuliah Pendidikan Seni Rupa yang diampu oleh Kadek Hariana, M.Pd. 



Pameran seni rupa ini dilaksanakan oleh Mahasiswa PGSD angkatan 2021 dengan mengusung tema “Crossing Boundaries Through Fine Art” yang artinya menembus batas melalui seni rupa. Ketua panitia pameran seni rupa Riska Efendi, mengungkapkan alasan angkatannya memilih tema tersebut karena mereka ingin membuka batasan kreativitas dan mencerminkan semangat mahasiswa PGSD dalam menerobos batasan yang ada. Serta, mampu menciptakan ruang untuk berpikir kreatif, mendorong pemikiran di luar kotak, serta merangkul keberagaman melalui karya seni rupa.



Kenapa kami sepakati mengambil tema tersebut, kami ingin membuka batasan kreativitas dan mencerminkan semangat mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar dalam menerobos batasan yang ada. Melalui karya seni rupa, mereka mampu menciptakan ruang untuk berpikir kreatif, mendorong pemikiran di luar kotak, dan merangkul keberagaman. Karena inilah esensi utama dari program kampus merdeka, yang memberi kebebasan pada mahasiswa untuk itu” ungkap Riska.



Total karya yang di pamerkan kurang lebih 1000 karya, sudah termasuk komik, wayang, kriya, dan seni lukis kanvas, semua karya yang dipamerkan merupakan karya mahasiswa PGSD angkatan 2021. Karya-karya tersebut dipamerkan di media center universitas tadulako selama dua hari (17-18).



Foto by: Dokumentasi Panitia/“pertunjukan teater oleh mahasiswa PGSD”


Sementara itu Alam Firdaus selaku ketua panitia teater Bahasa Inggris berharap melalui kegiatan ini, keluarga besar Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2021 semakin akrab dan lebih kompak lagi.



Ya mudah-mudahan dari kegiatan ini keluarga besar pgsd angkatan 2021 bisa lebih akrab lagi dan bisa lebih kompak” katanya.  


Farah, salah satu mahasiswi PGSD angkatan 2021 menyatakan, Project ini menciptakan kesan baginya. Melalui project ini, mahasiswa angkatan 2021 kaya akan pengalaman dan kreativitas. 



Kesannya sih PGSD buat kita mahasiswa-mahasiswi yang angkatan 2021 ini kaya akan pengalaman dan kreativitas melalui project-project ini. Menghargai usaha bersama, usaha diri sendiri. Kita bisa memotivasi banyak orang, bisa memperlihatkan karya-karyanya kita ke banyak orang, terutama ke anak-anak” ucapnya.



Penulis: Azzahra Nabila, SL

Editor: Nurhikma, SL

Melalui Kolaborasi Dua Mata Kuliah, Mahasiswa PGSD Gelar Event Kesenian Melalui Kolaborasi Dua Mata Kuliah, Mahasiswa PGSD Gelar Event Kesenian Reviewed by Silo Langi on 6/21/2023 03:53:00 PM Rating: 5

No comments: