Atmosfer Belajar Mahasiswa Baru di FKIP

Foto by: Arudia Risti, SL/ "suasana belajar di salah satu kelas mahasiswa baru di prodi Bahasa Inggris FKIP UNTAD" 

SilolangiNews-Palu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) merupakan fakultas terbesar dengan mahasiswa terbanyak di Universitas Tadulako, dengan jumlah mahasiswa baru  angkatan 2022 sebanyak 1972 orang. FKIP sendiri terbagi atas 13 program studi (prodi) di dalamnya. FKIP punya atmosfer belajar yag luar biasa. Atmosfer belajar adalah suasana belajar yang diciptakan oleh para dosen, lingkungan kampus, dan mahasiswa itu sendiri. Atmosfer belajar dimaksudkan membuat situasi baik di dalam maupun di luar kelas yang bernuansa positif dan menyenangkan. Hal ini sudah dibuktikan oleh mahasiswa FKIP, kamis 26/10/2022.


Senang sekali kak, karena di sini dapat  teman-teman yang baik, dan kegiatannya suka sekali apalagi di himpunan, dan ini kan masih dua bulan jadi masih enak-enaknya” ucap Vika dari program studi Pendidikan Matematika. 


Mahasiswa lain dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris pun sama. 


"Perasaan saya itu senang karena banyak banget yang daftar di sini tapi ternyata belum dikasih kesempatan" ucap Firda. 


FKIP merupakan wadah untuk anak muda calon-calon guru. Banyak etika-etika guru yang sudah dipelajari bahkan diterapkan di FKIP ini. Apalagi gaya berpakaian mahasiswa FKIP yang mudah dikenali. Dan, gaya berpakaian mahasiswa juga memang sangat mendukung bagi profesinya setelah lulus kuliah nanti, sehingga mahasiswa harus tetap menyesuaikan. Walaupun bukan mahasiswa FKIP tetap harus berpakaian rapih dan sopan. Namun jika mahasiswa jurusan keguruan kedepannya akan menjadi contoh dan panutan bagi anak didiknya, jadi seharusnya bisa lebih rapi dalam berpakaian sejak kuliah, sehingga saat jadi guru sudah terbiasa. Penjelasan tersebut seperti yang dipaparkan oleh salah satu mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar.


Selama saya kuliah di FKIP terutama di PGSD, pelajaran bagaimana kita ketika mengenakan pakaian itu yaitu mengenakan pakaian layaknya seorang guru yang di mana di keseharian kita tidak terbiasa dengan hal tersebut. Seperti pakainnya mungkin ketika kesehariannya kita pakai celana, dalam prodi PGSD itu kita dilatih untuk memakai pakaian yang mencerminkan seorang guru” ucap Mini dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.


Mahasiswa juga akan tidak asing dengan yang namanya tugas. Apalagi di dunia kampus seperti ini, tugas bukan hanya satu, melainkan banyak. Dalam hal ini bisa dianggap mahasiswa sebagai hal wajar ataupun hal yang membebani. Namun ini adalah proses agar anak-anak muda   mampu menjadi generasi yang cerdas dan bisa menshare ilmu mereka, kepada anak didiknya kelak. Seperti yang dikatakan oleh salah satu mahasiswa FKIP.


"Ya kalo tugas banyak mungkin biasa kan, dalam perkuliahan" ucap Yanti dari program studi Pendidikan Kimia. 


Namun, setelah diterima di FKIP, selain masalah tugas, perasaan bersaing dan kompetitif antar mahasiswa pasti terjadi. Hal ini dianggap biasa oleh mahasiswa yang sudah ambisius, namun bagi mahasiswa yang belum punya rasa ambisius itu menjadi beban karena mau tidak mau harus menyeimbangi teman-temannya yang lain.


"Dan setelah dua bulan kuliah di FKIP prodi Bahasa Inggris perasaan saya itu campur aduk, antara senang, capek, dan kaget juga. Dan agak speechless karena orang-orang yang masuk Bahasa Inggris itu ternyata banyak yang udah lancar dan tahu Bahasa Inggris" ucap Firda lagi.


Suasana belajar tentunya juga mendukung keefisienan dalam menuntut ilmu, jika suasananya nyaman pasti belajar juga akan lebih enak. Seperti ruang kelas yang rapih, dosen yang menyenangkan, dan teman-teman kelas yang baik. Suasana belajar juga bisa diciptakan oleh kita sendiri. 


Dan, sudah siapkah kalian menyelesaikan studi di fakultas ini?


Penulis: Arudia Risti, SL & Nismawati, SL

Atmosfer Belajar Mahasiswa Baru di FKIP Atmosfer Belajar Mahasiswa Baru di FKIP Reviewed by sfs on 11/14/2022 05:19:00 PM Rating: 5

No comments: