Mahasiswa FKIP Untad , Salurkan Bantuan Terdampak Banjir di Desa Rogo

Foto/Suci Ratika : Rombongan Mahasiswa FKIP Untad Salurkan bantuan terdampak banjir di Desa Rogo


SILOLANGINews - Gerakan Mahasiswa (GEMA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako melakukan aksi kemanusiaan untuk membantu korban bencana banjir di Dusun I, Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

Foto/Suci Ratika: Bantuan yang di salurkan berupa bahan makanan pokok, peralatan dapur dan pakaian layak pakai. 


Desa Rogo memang kerap kali menjadi daerah rawan  banjir tiap musim penghujan tiba . Dasi (49 tahun) salah satu warga mengatakan “banjir di Desa Rogo ini sudah pernah terjadi sejak tahun lalu, banjir pertama di 28 Agustus 2020 dan banjir tahun ini terjadi di 29 Agustus 2021, bencana banjir ini selalu terjadi setelah selesai sholat Isya”, ungkapnya. 

Korban yang terdampak dari bencana banjir bandang tersebut berjumlah 62 KK untuk wilayah Dusun I. Untungnya banjir bandang ini tidak memakan korban dan tidak ada warga yang terluka, hanya saja akses jalan menjadi terhambat karena putusnya dua jembatan.

Bantuan yang disalurkan oleh Gema FKIP Untad berupa peralatan rumah tangga, pakaian layak pakai, beras, dan sembako lainnya yang diberikan langsung kepada warga terdampak banjir bandang dengan bantuan dari warga.

“Awalnya kami merasa sedih saat diberikan bantuan begitu, maksudnya sedih terharu, Dek. Langsung teringat saat kami memberikan bantuan serupa ke Masamba dan sebelum terkena banjir ini kami tidak mengharapkan hal yang sama. Tetapi, kami merasa sangat senang karena masih ada yang peduli kepada kami dan kami sangat berterima kasih kepada relawan yang sudah baik memberikan kami bantuan. Semoga Allah yang membalas kebaikan kalian semua”, tuturnya. 


Penulis : Suci R. SL

Editor   : Mughni M. SL

Mahasiswa FKIP Untad , Salurkan Bantuan Terdampak Banjir di Desa Rogo Mahasiswa FKIP  Untad , Salurkan Bantuan Terdampak Banjir di Desa Rogo Reviewed by sfs on 9/18/2021 12:02:00 AM Rating: 5

3 comments: