GURU DAN TANTANGAN DI ERA GLOBALISASI


Sumber: www.google.com

SILOLANGI.News, PALU - Menjelang peringatan HUT PGRI yang jatuh pada tanggal 27 November 2017 mendatang di usianya yang ke 72, PGRI sudah cukup matang dalam mengabdikan diri di dunia pendidikan mampu berkarya dan menorehkan prestasi. Sudah selayaknya kita introspeksi diri, perlu kita renungkan sebagai guru.



Sudahkah kita puas dengan apa yang telah diraih selam aini. Apa saja hasil karya yang kita persembahkan untuk membangun dunia pendidikan? Bisakah menjawab tantangan yang sedang dihadapi oleh negeri ini, misalnya mengatasi masalah pengangguran, tersedianya lapangan pekerjaan yang cukup, kualitas dan kuantitas tenaga kerjayang siap pakai dan masih banyak yang lainnya.


Para guru harus sudah move on dan berbenah diri dalam menghadapi tantangan dan rintangan yang ada di depanmata. Perubahan yang terjadi setiap hari terus berjalan semakin cepat, luas, mendunia. Keadaan ini harus kita sikapi dengan lapang dada, kita imbangi dengan kerja keras, pantang menyerah, ikhlas berkorban, mau belajar dan berusaha mengembangkan diri.

Sekarang ini kita telah memasuki dunia digital, dimana kita dituntut untuk cerdas dalam berpikir, literasi, berani, disiplin, peka terhadap perubahan, mampu mengikuti perubahan tersebut, bisa menjawab tantangan, bersikap cepat tanggap tanpa harus merasa kesal dan mengeluh, serta mampu mencarikan solusinya.

Era digital adalah istilah yang digunakan dalam kemunculan digital, jaringan internet khususnya teknologi informasi komputer. Media baru Era Digital sering digunakan untuk menggambarkan teknologi digital. Media ini memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan atau internet, selain internet seperti media cetak, telivisi, majalah, koran dan lain-lain bukanlah termasuk dalam kategori media baru.

Media massa beralih ke media baru atau internet karena ada pergeseran budaya dalam sebuah penyampaian informasi. Kemampuan media era digital ini lebih memudahkan masyarakat dalam menerima informasi lebih cepat dalam hal ini internetyang membuat media massa berbondong-bondong pindah haluan.

Semakin canggihnya teknologi digital masa kini membuat perubahan besar terhadap dunia, lahirnya berbagai macam teknologi digital yang semakin maju telah banyak bermunculan. Berbagai kalangan telah dimudahkan dalam mengakses suatu informasi melalui banyakcara, serta dapat menikmati fasilitas dari teknologi digital dengan bebas dan terkendali. Tetapi sangat disayangkan bahwa dengan semakin berkembangnya teknologi justru semakin banyaknya kejahatan yang terdeteksi. Maka dari itu segala sesuatunya harus memiliki perlindungan hak cipta dan mengontrol anak-anak dan remaja khususnya.

Sebagai guru profesional kita dituntut mampu mengembangkan diri kita mengenali, menggunakan, memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran, di antaranya siswa dipandu saat kegiatan belajar mengajar berlangsung untuk mencari materi lewat browsing, belajar menjawab soal-soal menggunakan Quiper, guru menggunakan blok dalam pembelajaran, membiasakan mengajar menggunakan kelasmaya (Schoology), tapi jumlah dan prosentasenya masih kecil. Cara ini bisa mengubah doktrin lama di mana guru yang selama ini menjadikan siswanya sebagai objek pembelajaran sekarang menjadi subjek, atau guru yang selama ini sering menggunakan metode ceramah, sekarang bisa diubah dengan metode pembelajaran melalui media digital.

Dengan bantuan media digital ini pembelajaran di kelas akan semakin menarik, berwarna, dan bersemangat, sehingga suasana kelas bisa terkondisikan dengan baik dan pelajaran menjadi lebih menyenangkan, dan diharapkan materi akan mudah dimengerti dan dipahami siswa. Yang menjadi kendala adalah kurang tersedianya fasilitas komputer di sekolah, tidak semua siswa mempunyai gadget yang did alamnya terdapat fasilitas android yang bisa digunakan untuk mengakses data, sehingga pembelajaran tidak bisa maksimal.

Guru yang baik akan selalu piawai dan bisa mencari celah dalam memilih serta menggunakan metode belajar di kelas yang cocok/sesuai dengan situasi dan kondisi. Dalam pembelajaranguru harus memasukkan pendidikan karakter dengan pembiasaan supaya siswa mempunyai kepribadian yang baik, percaya diri, siapm, dan mampu menghadapi tantangan di era digital sehingga dapat mewujudkan generasi emas abad 21.

Guru masa kini harus berani dan siap mengikuti perubahan, ikhlas, bisa membekali dirinya dengan cara kenali dirimu, kembangkan kemampuanmu dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan, ukir dan raih prestasimu, jangan hanya menunggu, tunjukkan dedikasimu, jangan pantang menyerah, tetap semangat menjalani hari-harimu selalu mengikuti perkembangan zaman. Wujudkan Indonesia menjadi negara yang berkarakter dan bermartabat. Perangi kebodohan lewat pengabdianmu yang tulus. Ditanganmu guru aku gantungkan harapanku untuk bisa menuntut ilmu sebanyak-banyaknya demi masa depan yang lebih baik dan bermakna. Untukmu Guru Indonesia hebat. Dilansir dari TribunJateng.com

(N.U-SL)

GURU DAN TANTANGAN DI ERA GLOBALISASI GURU DAN TANTANGAN DI ERA GLOBALISASI Reviewed by silo langi on 11/24/2017 06:00:00 PM Rating: 5

No comments: