Ayah
Aku rindu pelukanmu,
aku rindu senyumanmu,
aku rindu canda tawamu;
aku merindukan dirimu.
Ayah,
engkau seperti cahaya yang tak pernah meminta puji,
engkau seperti api dalam kegelapan,
engkau seperti rumah tanpa suara,
engkau seperti bintang yang menerangi seluruh dunia.
Ayah,
kini, engkau menjadi garis cakrawala
Yang tak lagi bisa kusentuh;
namun,
menjadi doa yang berlabuh setiap senja itu datang.
Ayah,
terima kasih atas cinta dan kasih sayangmu,
Untuk pundak yang selalu ada saat dunia terasa lelah.
Ayah,
Ini bukan tentang suatu kata manis atau puitis,
tapi ini adalah tentang tangan yang pernah menghapus kesedihanku.
Ayah,
aku tahu ada beban yang tak pernah engkau ceritakan
ada lelah yang tak pernah kamu utarakan.
Penulis: Mody, SL
Reviewed by Silo Langi
on
2/13/2026 11:08:00 AM
Rating:



No comments: