Siswa Taruna Tewas, Mendikbud Tolak Anggapan Sekolah Asrama Buruk

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mendikbud Muhadjir Effendy berudiensi saat melakukan kunjungan di kantor Harian Republika di Jakarta, Rabu (24/8).

SILOLANGI News, PALU - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menolak anggapan sekolah berasrama mempunyai pengamanan yang buruk. Hal itu merujuk pada tewasnya seorang pelajar SMA Taruna Nusantara di Barak akibat mengalami kekerasan.

"Kejadian itu tidak bisa dipakai memukul rata bahwa sekolah asrama berada dalam kondisi tidak bagus, atau dianggap sebagai darurat pendidikan, saya kira itu cukup jauh," kata dia kepada wartawan pekan ini.

Ia menyesalkan adanya kasus kekerasan yang menimpa pelajar SMA Taruna Nusantara beberapa waktu lalu. Kendati demikian, ia menyebut, pengawasan sekolah berasrama tidak semudah sekolah biasa. "Harus dimaklumi betapa sulitnya untuk mengontrol 24 jam perilaku siswa di asrama," ujar dia.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu berujar, peristiwa tewasnya pelajar di SMA Taruna Nusantara baru kali pertama terjadi sejak 27 tahun berdiri. Namun atas peristiwa itu, ia meminta pengelola sekolah berasrama dan umum lebih mengetatkan pengawasan.

Mendikbud menyebut, saat ini pemerintah menjadikan sekolah asrama sebagai rekomendasi untuk alternatif pendidikan pembentukan karakter. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan untuk membangun atau merevitalisasi sekolah yang sudah ada, menjadi sekolah sekolah berbasis asrama. Bahkan, ia menyebut, Presiden Jokowi menargetkan pada Kemendikbud untuk mereformat, setidaknya 30 SMA dalam bentuk sekolah berasrama. dilansir dari republika.co.id

(GEDE . SL)

Siswa Taruna Tewas, Mendikbud Tolak Anggapan Sekolah Asrama Buruk Siswa Taruna Tewas, Mendikbud Tolak Anggapan Sekolah Asrama Buruk Reviewed by sfs on 4/03/2017 04:19:00 PM Rating: 5

No comments: