![]() |
| Foto by: Nurvelisha "Crew LPM Silo Langi wawancara bersama ketua DPM dan bapak Dr. Supriyatman, S.Si., M.Pd" |
SiloLangiNews-Palu. Melakukan kerja sama dengan Program Studi (Prodi) yang ada di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (UNTAD) , Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FKIP UNTAD mengadakan Klinik Aspirasi Mahasiswa pada Kamis, 21 Mei 2026.
Klinik Aspirasi Mahasiswa merupakan program kerja dari DPM sebagai wadah mahasiswa untuk menyampaikan saran, ide, maupun keluhan mahasiswa terhadap permasalahan di FKIP UNTAD secara online dengan menggunakan Google Formulir/gform. Sebagai media pengaduan yang bisa diakses dengan mudah melalui scan barcode.
Dimas selaku ketua DPM menjelaskan bahwa program kerja yang sedang dijalankan ini merupakan program yang metodenya diupgrade, dengan turun langsung ke lapangan dan mendatangi tiap prodi agar penyaluran aspirasi mahasiswa lebih efektif dan terkoordinasi.
“Kalau program sekarang, nama program kerjanya itu Klinik Aspirasi Mahasiswa. Jadi, di situ penyaluran aspirasi mahasiswa langsung ke DPM nanti melalui beberapa media. Jadi, kalau dulu klinik aspirasi ini di-preview sebelumnya, klinik aspirasi ini langsung main ke media. Maksudnya, cuma di-share saja di link, di poster-poster, di IG-nya DPM. Tapi, karena kemarin tidak terlalu efektif, jadi pas pengumuman tahun ini kita coba upgrade lagi metodenya. Biar bukan hanya kita main ke media, tapi kita jadi langsung ke lapangan. Jadi langsung ke lapangan, ke tataran mahasiswa, langsung ke prodi-prodinya masing-masing. Supaya penyaluran aspirasi mahasiswa itu langsung dikoordinir sama prodi-prodi masing-masing,” jelas Dimas.
Klinik Aspirasi Mahasiswa ini dimulai dari 3 Program Studi yang berada di Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (PMIPA), yaitu Pendidikan Biologi, Pendidikan IPA, dan Pendidikan Fisika. Sedangkan prodi lainnya akan dikunjungi pada hari berikutnya.
Adapun kegiatan tersebut mendapat respon baik dari Dr. Supriyatman, S.Si., M.Pd. Selaku Koordinator Program Studi Pendidikan IPA, menurutnya dengan adanya program ini bisa menampung keluh kesah mahasiswa, sebab mahasiswa terkadang segan untuk menyampaikan masalahnya ke dosen wali.
“yang paling dekat harusnya dosen wali sebetulnya, salah satu fungsi dari dosen wali itu sebagai perwakilan dari orang tua. Itu yang paling dekat itu, terkait permasalahan apapun, sampaikan ke dosen wali, harusnya. Kalau enggak ke dosen wali, ya ke Prodi. Nah, mungkin karena segan, salah satu wadahnya ini, bagus sekali, gitu. Saya dukung.”
Bapak Dr. Supriyatman, S.Si., M.Pd. Juga menyampaikan harapannya terhadap program Klinik Aspirasi Mahasiswa yang sedang dijalankan oleh DPM, yang mana ia ingin adanya tindak lanjut apabila aspirasi mahasiswa telah tergalang pada gform pengaduan yang DPM sediakan.
“Karena harapannya besar untuk bisa ditindaklanjuti, sih, dan tentu harus dipilah-pilah. Maksud saya begini, ketika ada permasalahan-permasalahan yang dia curhatin lewat tadi itu, dosen wali terus ke prodi, tapi tidak selesai, terus dia sampaikan karena tidak selesai itu lewat DPM, ya harapannya itu menjadi solusi, gitu. Solusi dan permasalahannya bisa terpecahkan, dan itu juga menjadi nilai plus bagi prodi, misalnya.’’Ucap Pak Supriyatman.
Dimas kemudian memberikan informasi terkait kegiatan kunjungan Klinik Aspirasi mahasiswa, yang ditargetkan akan berakhir pada bulan Oktober sampai November dengan mengaudit data yang diterima tiap minggunya.
"Ini dari bulan Mei, dari bulan Mei ini sampai mungkin target Oktober-November. Tapi setiap minggunya tetap diaudit datanya." Pungkas Dimas.
Reviewed by Silo Langi
on
5/23/2026 07:03:00 PM
Rating:



No comments: