Untuk Efisiensi Pelayanan, FKIP UNTAD Beralih ke Pelayanan Online

Foto by: Nismawati, SL/"Tim SilolangiNews mendatangi Dekan FKIP UNTAD untuk wawancara terkait pelayanan online"


SilolangiNews-Palu. SIPANDU atau yang dikenal dengan Sistem Informasi Pelayanan Terpadu UNTAD adalah sebuah website yang melayani kebutuhan mahasiswa secara online seperti pembuatan surat keterangan alumni, permintaan surat rekomendasi mahasiswa, pembuatan akun SIAKAD dan lain-lain. Sipandu dapat diakses pada sipandu.untad.ac.id Layanan online ini telah diresmikan sejak 24 November 2023 beserta 20 layanan akademik dan lainya.



Dr. Ir. Amiruddin Kade S.Pd., M.Si selaku Dekan FKIP UNTAD menuturkan alasan pelayanan akademik diubah menjadi online adalah untuk mengurangi antrian yang terlalu panjang, mempercepat pelayanan, sistemnya akurat dan mempunyai jejak digital. 



Yang pertama itu untuk mengurai antrian yang terlalu banyak, yang kedua mempercepat dan yang ketiga sistemnya akurat, ada jejak digitalnya. Kalau punya urusan itu manual, tidak punya jejak digitalnya. Dan dimana-mana juga kalau sistem itu online, tidak banyak biasanya karena semua terpantau dengan baik. Jadi, kita meluncurkan namanya FKIP Digital tanggal 24 November yang lalu isinya 20 layanan di bidang akademik dan kemahasiswaan itu dilayani secara online. Jadi dengan hp saja atau komputer yang penting aktif itu bisa terlayani dan dikirim ke emailnya buktinya” tuturnya saat wawancara di ruangannya, Senin (04/12/23).



Ia juga mengatakan tidak berencana untuk mengubah layanan akademik dan kemahasiswaan ke offline lagi dikarenakan sistem online jauh lebih baik dan efektif untuk mahasiswa. 



Tidak ada, semua orang mengarah ke online, jauh lebih baik sistemnya itu online. Pola menunggu itu membuat mahasiswa, dia harus kuliah, bimbingan, dan seterusnya masih menunggu. Sekarang misalnya hanya satu malam anda bisa memperoleh keterangan keterangan yang diminta. Misalnya surat keterangan aktif kuliah dulunya kan harus antri disini, sekarang nda ada. Melalui SIPANDU lalu nanti dikirim ke SINDE untuk lebih lanjut” tambahnya.



Kemudian juga bahwa pelayanan secara online dinilai lebih efisien terkecuali untuk pelayanan kliring dua dan proses wisuda yang dilakukan secara hati-hati mempartisipasi adanya pemalsuan nilai atau sejenisnya.



Kecuali kliring 2 dan proses wisuda belum bisa, karena banyak pihak yang harus melakukan paraf, jadi kliring 2 itu sangat hati-hati karena kalau ada pemalsuan nilai dan sebagainya. Sekarang juga kalau anda tidak ada di SIAKAD tidak bisa dilayani. Sistem inikan sistem online aplikasi dipakai lebih bagus, lebih rapi” katanya.



Foto by: Dirangkum dari berbagai sumber/"pamflet informasi yang disebarluaskan di grub WA dan media sosial lainnya tentang pelayanan online"


Operator bidang kemahasiswaan Nisma M. Saleh, Hp, SE., M. Ak. mengatakan bahwa pelayanan kemahasiswaan dan akademik diubah menjadi online dinilai dapat mempermudah mahasiswa dengan hanya mengirim persyaratan melalui aplikasi tanpa harus datang langsung ke kampus. Namun hal ini bukan tanpa kendala dalam pelaksanaannya. Ia menyebutkan bahwa untuk saat ini, kendala yang dirasakan hanya jaringan atau koneksi yang buruk ditambah keadaan yang akhir-akhir ini mati lampu. Hal ini berakibat pada lambat diterimanya berkas yang sedang diinginkan oleh mahasiswa. 



Untuk kendalanya paling jaringan saja. Kalau misalnya jaringan bagus, pelayanannya cepat. Apalagi sekarang lagi musim-musimnya mati lampu, kalau mati lampu ya setengah mati. …Kalau kemarin, ada statusnya dia upload itu di SIPANDU ada satu mahasiswa berkomentar kenapa surat keterangan belum masuk, padahal kendalanya mati lampu. Jadi cuma itu kritik dan sarannya dia, menurut dia mungkin lama” katanya.



Mahasiswa kemudian ramai memberikan tanggapannya terhadap perubahan layanan ini. Salah satunya Aqsha, Mahasiswa Pendidikan Sejarah. Ia menilai layanan akademik dan kemahasiswaan yang dialihkan ke online itu bagus. Namun begitu, juga disarankan agar pelayanan offline tetap diadakan sebagai bentuk jalan keluar dari masalah mati lampu atau jaringan yang buruk.



(Untuk) tanggapan bisa dibilang baik, kan sebelumnya serba offline sekarang sudah online. Tapi dibalik itu juga pasti ada plus minusnya toh jadi itu saja sih untuk kedepannya mungkin dari saya saja menyesuaikan dengan keadaan karena kalau macam keadaan bisa online kita online, kalau offline bisa offline. Karena seharusnya tidak dihilangkan juga offline itu karena ditakutkan mungkin mati lampu, jaringan juga tidak bagus jadi itu ada jalan keluarnya begitu jadi offline” ucap Aqsha.



Penulis: Frisya Amanda, SL, Aulia Zaliyanti, SL, Azzahra, SL dan Nismawati, SL

Editor: Andi Ikbal, SL

Untuk Efisiensi Pelayanan, FKIP UNTAD Beralih ke Pelayanan Online Untuk Efisiensi Pelayanan, FKIP UNTAD Beralih ke Pelayanan Online Reviewed by Silo Langi on 12/10/2023 09:41:00 AM Rating: 5

No comments: