"AYAH"


  Ayah sorot matamu begitu teduh
Kata-katamu bijak
bagai guru Kau mengajarkanku berjalan
menyusuri dunia yang begitu kejam
Kau menuntunku menjadi wanita dewasa Ayah.


Tiap butiran keringatmu mengandung makna
Serpihan rupiah yang kau kumpulkan mengandung ketulusan Ayah.

Jasamu tak mampu menandingi dunia dan seisinya
Bagaimna aku membalasmu ayah...?

Hanya doa dengan desiran air mata yang bisa salalu kupanjatkan berhrap
Allah slalu melindungi langkahmu
mengarungi samudra kehidupan.

Berharap Allah memberi setitik cahaya
padaku untuk membuatmu bahagia
Berharap Allah menambah waktu
agar aku bisa menghapus kerut kelelahan
Berhrap tenagamu tak sia-sia
hingga tersunging di bibirmu senyum kepuasan.

Terimaksi ayah.....
(Atha)

"AYAH" "AYAH" Reviewed by silo langi on 5/17/2014 12:37:00 PM Rating: 5

No comments: