Pedusi

Photo source: Pinterest

Puisi oleh Sulfia/SL



Perempuan adalah ibu

sejak cinta menjadi ternak di kedua matanya, 

yang setiap sudutnya tumbuh rerumputan liar;

menjadi pangan dan pukis.

Pada tatapan yang lapang,

disemainya seperempat hajat 

lahir dari dua tunas

untuk dirinya, buah hati, dan si klimis kebanggaannya.

la tak ingat bahwa penghujung malam nanti air matanya nira yang perlahan menjadi amis.



Selain menjadi Ibu, ia juga pandai menjadi istri

Mencatat hidupnya yang diam-diam mencatut cinta,

kepada mertua, dan merpati liar yang menjadi Kawan:

ketika yang ia dapati nihil saat di atas katil

dan barangkali memang begitu sulit mendapat jempolan tuan

Itulah mengapa harus siap menjadi perempuan. 


08 Maret 2026

Pedusi Pedusi Reviewed by Silo Langi on 3/08/2026 06:46:00 PM Rating: 5

No comments: