Sudah Masuk Pada Bulan Maret, DPM FKIP UNTAD Belum Melaksanakan Kongres Kelembagaan

Foto by : Hairul, SL/"Sekretariat Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan"




SilolangiNews-palu. Pada awal tahun 2024 semua Lembaga Legislatif Kemahasiswaan atau Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) sejajaran Fakultas sudah beberapa yang melaksanakan Kongres kelembagaan untuk memilih ketua baru yang akan memimpin lembaga tersebut, akan tetapi DPM Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) belum melaksanakan kongres sama sekali




Kongres kelembagaan yang seharusnya dilaksanakan pada 4 Januari 2024 lalu, sampai saat ini, Maret, belum juga terlaksana. Alasan keterlambatan ini karena dari Lembaga-lembaga di FKIP belum merespon dan mengirim delegasi panitia. DPM telah berusaha untuk melaksanakan kongres namun kendala seperti belum adanya respon dari lembaga-lembaga yang menjadi penyebab belum diadakannya kongres. Seperti yang dituturkan oleh Sakina Mauli selaku ketua DPM FKIP.




"Memang sebelumnya DPM telah meminta delegasi panitia kongres dari himpunan atau UKM FKIP, itu tidak ada respon dari lembaga, sehingga keterlambatan itulah yang menjadi sebab sampai sekarang, dan sampai saat ini pun lembaga-lembaga di FKIP itu masih belum terlalu merespon surat delegasi dari DPM tersebut.” Ujar ketua DPM ketika  diwawancarai lewat  telepon  (5/03/2024). 




Sakina juga mengonfirmasi jika DPM telah mempersiapkan kongres dari jauh-jauh hari jika mengikuti schedule yang mereka buat, karena pada tanggal 4 Januari mereka telah melayangkan surat kepada ketua-ketua lembaga untuk melaksanakan kongres tapi belum ada balasan sama sekali sampai sekarang 




Alhidayat atau ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako,  menanggapi tentang keterlambatan kongres yang diakibatkan oleh lembaga-lembaga FKIP yang belum membalas surat delegasi kepanitiaan.





"Tanggapan saya DPM hari ini telah berusaha untuk melaksanakan kongres FKIP tahun 2024, akan tetapi yg menjadi keterlambatan ini, bukan semata karna kesalahan dari DPM, akan tetapi ini semua penyebab dari lembaga-lembaga FKIP itu sendiri entah itu, himpunan, UKM, yang dimana memang Sebelumnya DPM telah meminta delegasi panitia kongres dari himpunan atau UKM FKIP, itu tidak ada respon dari lembaga, sehingga keterlambatan itulah yang menjadi sebab sampai sekarang, dan sampai saat ini pun lembaga-lembaga di FKIP itu masih blm terlalu merespon surat delegasi dari DPM tersebut."  ungkap  Ketua  BEM  saat  diwawancarai  melalui  WhatsApp.





Seperti yang diketahui dari hasil wawancara ketua DPM, Penyebab keterlambatan kongres adalah mengenai delegasi panitia yang di pertanyakan, selain itu hilangnya kabar dari ketua dan wakil ketua DPM yang sempat menjadi sasus dilingkup fakultas,  Seperti yang di ungkapkan Ketua Lembaga Kesenian Tirani (LK TIRANI),  Rizal Winata 




"itu kan kayak sempat beredar kabar bahwa dari DPM sendiri untuk ketuanya dengan wakilnya kan tidak tahu ke mana? jadi kalau kita mau melaksanakan kongres itu larinya seperti apa? itu sebenarnya yang saya tanyakan apakah masih bisa diadakan kongres kalau ketua dan dengan wakilnya tidak ada?." Ungkapnya




Keterlambatan kongres ini menjadi keresahan bagi kita bersama karena DPM merupakan lembaga lesgislatif yang kita miliki di tataran fakultas. Dengan adanya keterlambatan ini juga akan berpengaruh pada beberapa hal seperti pemilihan ketua BEM. Seperti tanggapan yang dikatakan oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris (HIMABRIS),  Anggun  ketika  crew  mewawancarainya 





"Keterlambatan Kongres ini akan berpengaruh pada beberapa hal salah satunya yaitu pada pemilihan ketua BEM yang juga akan otomatis menjadi tertunda. Proyeksi saya karena Kongres DPM FKIP belum juga terlaksana pada bulan ini, kemungkinan besar pada satu periode ini jalannya lembaga legislatif maupun eksekutif di FKIP juga tidak akan maksimal seperti pada periode-periode sebelumnya.” Ujarnya. 




Tidak hanya menjadi keresahan, tanggapan yang sama diberikan oleh Kevin, Mantan ketua umum Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra (IKAMABASTRA) keterlambatan kongres yang berdampak pada pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM serta kerja-kerja BEM yang lainya.




"Kalau menurut saya pribadi ada beberapa dampak kurang baik akibat terlambat nya Kongres DPM, yang pertama tentunya ini berdampak pada tertundanya pemilihan ketua dan wakil ketua BEM. Kalau sudah begini akan berdampak lagi pada porsi-porsi kerja bem yang kemudian juga ikut terhambat, contoh advokasi terkait pemotongan UKT mahasiswa yang membutuhkan, pengawalan terhadap kebijakan-kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pihak fakultas, hal-hal itu bisa ikut terhambat. ” Kata  Kevin  ketika  diwawancarai secara online  (7/03/2024)




Lebih lanjut Kevin mengatakan hal ini akan menghambat komunikasi antar lembaga kemahasiswaan FKIP tidak baik karena menurutnya DPM sebagai lembaga sentral. Dampak yang paling buruk adalah lembaga kemahasiswaan yang tidak memiliki komunikasi baik dengan pihak birokrasi, maka hal itu akan menyebabkan kesewenang-wenangan pihak fakultas semakin merajalela terutama pada lembaga yang tidak memiliki hubungan baik dan hilangnya roll model PKKMB yang akan mengakibatkan minat berlembaga mahasiswa baru akan menurun.




Penulis : Arudia Risti, SL dan Siti Sulfia, SL 

Editor : Mohammad Dzikrullah, SL

Sudah Masuk Pada Bulan Maret, DPM FKIP UNTAD Belum Melaksanakan Kongres Kelembagaan Sudah Masuk Pada Bulan Maret, DPM FKIP UNTAD Belum Melaksanakan Kongres Kelembagaan Reviewed by Silo Langi on 3/13/2024 12:46:00 PM Rating: 5

No comments: